Senin, 09 Februari 2009

mr.M

oukay cerita ini dimulai dari sini....

adalah seorang anak muda, name it with mr.M, yang baru kerja di sebuah salon. salon itu tidak terlalu besar, namun lumayan banyak juga langganannya ditambah lagi lokasinya yang berada di perumahan elite dibilangan jakarta pusat. mr.m berusia sekitar 25 or 26 tahun, dengan paras lumayanlah, not bad (potongan ala abg juga siy). dengan tubuh atletis, gaya rambut abg (panjang depan, blakang pendek dan diacak2 pake gel, plus lil bit blondy2 ga jelas). dengan tato dilengan sebelah kiri yang cukup besar, malah aku rasa sampai ke belakang mungkin. well sebenarnya fisiknya tidaklah penting bagiku.

saat aku pulang kerja, dan....ibuku memperkenalkan aku dengannya. hari itu adalah hari pertama dia kerja disitu ass stylish. ok....mulanya saat berkenalan, dia bisa dikatakan orang yang ramah, hhhmmm pembawaannya tenang, tutur katanya halus dan sopan. tapi siapa sangka....okey lanjutkan dulu ceritanya.

singkat cerita...setelah melalui hari itu, hubungan kami jadi lebih dekat satu sama lain. tepatnya hubungan ibuku dan mr.m jadi semakin dekat. uuuppzzz tunggu dulu, jangan kau pikir seperti hubungan sepasang kekasih, not at all...hubungan mereka seperti hubungan ibu dan anak (menurut kata mereka siy begitu). mereka begitu dekat satu sama lain, saling memperhatikan masalah makanan, curhat dan yang agak sedikit mengganggu pemandangan mataku adalah, mereka suka cipika cipiki saat dia mau pulang kerja (well menurutku ga perlu sampe segitunya).

dia menceritakan kisah tragis tentang dirinya dan keluarganya. ayahnya adalah orang korea, ibunya orang manado. dia memiliki seorang kakak perempuan yang katanya sudah mapan dan sudah menikah. orang tuanya meninggal dalam tragedi kerusuhan ambon, dan dia terpisah dengan kakaknya, tepatnya dia tidak tau kakaknya ada dimana(itu menurut penuturan dia waktu itu). dia juga bercerita kepadaku bahwa dia menguasai 15 bahasa. lambat laun, dia mulai menceritakan bahwa dia sangat kaya, memiliki kebun beberapa hektar di daerah sulawesi yang katanya peninggalan orang tuanya. kakaknya memiliki 3 apartemen.
waktu mendengar cerita itu, aku sudah merasakan adanya kejanggalan dalam dirinya. okay, qt sama-sama membuka mata sekarang. if...he is a rich man, and he have rich sister (the only one sister) why he have to work in small saloon??? dan juga...kalau kakaknya punya apartemen 3, kenapa dia harus kos di kos-kosan dengan harga hanya Rp.350.000.-?? dia bisa dong tinggal di salah satu apartemen milik kakaknya atau dia bisalah kos di tempat yang agak elite sedikit. segudang pertanyaan dan kebingungan hinggap dikepalaku saat itu. tapi yang aku tidak habis pikir, kenapa ibuku tidak memikirkan hal itu?? dan ternyata pikiranku itu sejalan dengan nyonya rumah tempat aku tinggal. namun entah mengapa ibuku tetap saja mempercayai dia, come on mom, open your eyes...

and...here we are....
tiba pada important pointnya...
suatu hari, saat aku sedang berbincang-bincang dengan si tuan pemilik rumah (sebut saja mr.H). aku, mr.H dan salah seorang saudaraku yang sedang bertandang kerumah, kami berbincang-bincang satu dengan yang lainnya. saat itu ibuku sedang sibuk merapikan rumah bersama kakakku. dan mulailah mr.H dengan kisahnya.

katanya padaku "apa kamu sudah diceritakan sama mama ttg mr.m??"
"belum" kataku, "kenapa?ada apa dengannya"
saat itu mr.m sudah resign dari salon itu selama beberapa hari, melarikan diri tepatnya. meninggalkan hutang-hutang yang ada.
"sudah baca koran?" tanya mr.H
"belum" kataku, "ada apa siy?" aku semakin penasaran
"jadi seperti ini ceritanya" ujar mr.H. dan dia mulai menceritakannya kepadaku.

dalam suatu surat kabar yang tidak terlalu terkenal, ada foto mr.m yang sedang diborgol. jadi ternyata mr.m adalah seorang GIGOLO yang sudah lama mungkin tidak berhubungan dengan pasiennya yang satu itu, sebut saja A. tibalah pada saat mr.m kembali pada si A, setelah menghilang beberapa lama. mungkin saja mr.m saat itu sedang terjepit masalah financial. dia datang kepada A dan meminta dibelikan sebuah hp. dia meminta dengan marah-marah. A yang tidak terima karena mr.m marah-marah, akhirnya menampar mr.m. nampaknya mr.m kesal dengan perlakuan itu. dengan emosi dan membabi buta, mr.m mengikat tangan, kaki serta menyumpal mulut A. setelah itu mr.m MEMBUNUHnya.
setelah tertangkap, polisi menggerbek kos milik mr.m, dan menemukan sebilah pisau kecil, yang kelihatannya seperti pisau antik atau keris namun hanya berukuran kira-kira sepanjang telapak tangan kita. pisau itu pernah dibawanya kerumah dan ditunjukkannya pada karyawan-karyawan serta pada ibuku. bahkan dia pernah mengasahnya didepan mereka.
can you imagine that???aku termasuk orang yang shock juga mendengar kabar itu. seolah tak percaya, namun itulah kenyataannya.
orang yang aku kenal, walaupun tidak kenal dekat. seorang yang kelihatan ramah pada awal pertemuan, tapi mulai menunjukkan kejanggalan-kejanggalan dan kebohongan-kebohongan serta kesombongan yang ada, setelah kita mengenalnya. baru sekitar 3 bulan siy aku mengenalnya. namun aku bersyukur juga karena aku tidak terlalu dekat dengannya. tapi ibuku, ibuku dekat sekali dengannya. mungkin ibuku shock, tapi dia menutupinya di depanku. mungkin juga dia malu terhadapku, karena sudah banyak kali anak-anaknya menasehatinya untuk tidak terlalu dekat dengan mr.m.

0 komentar:

Posting Komentar

 
all about me. Template Design By: SkinCorner